Aku yang tergila-gila karena kata-kata
Sibuk menata kata seperti bermain puzlle
Menulis senja, purnama, cinta, dan rindu dalam narasi seperti mereka
Aku luapkan semua isi nurani dan logikaku dalam kata-kata
Meski kadang aku sendiri tak dapat menemukan makna
Sebab ku buat serumit mungkin agar mata yang menjama buta makna
Cukup aku yang tahu, namun pada kenyataan aku sendiri kehilangan makna
Cukup menuruti judul puisi Wiji Tukul
Kataku pun harus berbahasa “Istrahatlah Kata-Kata”
Harayaki Yosano
Harayaki Yosano
Komentar
Posting Komentar