segaris tulisan tak berjudul
yg ditumpahkan pada larik-larik puisi
Bisu makna, cukup tereja
yg ditata sedemikian hingga tak lain dan tak bukan hanya untuk aksara menindih selembar kertas putih
yg ditumpahkan pada larik-larik puisi
Bisu makna, cukup tereja
yg ditata sedemikian hingga tak lain dan tak bukan hanya untuk aksara menindih selembar kertas putih
"di Suatu waktu berselimut hitam ...
menuntut kata berpijak pd HARAP:
Q harap dibawah bintang yg sama
ada mata anak Adam
membaca pola rasi, wujud manipestasi tubuh Tuhan yg abstrak
Q harap indra anak Adam terpagar iman
bak rebung bambu yg terpagar oleh dirinya sendiri walau dalam wujud yg tak sama
Q harap jua pada suatu waktu berselimut hitam
ada anak Hawa
menyulam makna
dari riuhnya hempasan angin sepoi membentur alam."
Harayaki Yosano
Bung 10/05/18
menuntut kata berpijak pd HARAP:
Q harap dibawah bintang yg sama
ada mata anak Adam
membaca pola rasi, wujud manipestasi tubuh Tuhan yg abstrak
Q harap indra anak Adam terpagar iman
bak rebung bambu yg terpagar oleh dirinya sendiri walau dalam wujud yg tak sama
Q harap jua pada suatu waktu berselimut hitam
ada anak Hawa
menyulam makna
dari riuhnya hempasan angin sepoi membentur alam."
Harayaki Yosano
Bung 10/05/18
Komentar
Posting Komentar