K ala dunia tidak jelih memandangmu Kau menjerit, tapi melanting senyum untuk muridmu Sekali lagi kau berhelat pada hati kecilmu yang berkata tidak Muridmu riang gembira sebab nyanyian yang kau suguhkan setiap pagi Muridmu mencicipi rasa berharga akan tepuk tanganmu Kau label mereka hebat cerdas dan berjuta sanjungan Demi melihat muridmu, di masa yang akan datang sebagai Juara Tidakkah pemimpin negeri ini melihat ketegaranmu Menghitung berapa tetes keringat yang luruh Menyukat mi...